5 Masjid Paling Ramah Lingkungan

Berikut ini lima daftar masjid paling ramah lingkungan di dunia

5 Masjid Paling Ramah Lingkungan – Masyarakat muslim kini memahami bahwa masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat peribadahan namun memiliki fungsi lainnya. Fungsi lain masjid adalah bisa dijadikan tempat musyawarah, pengadilan ataupun tempat wisata bersifat kerohanian. Tidak heran bila diseluruh dunia terdapat masjid dengan beragam keunikannya masing-masing. Salah satu masjid yang tidak biasa adalah masjid yang dinilai ramah lingkungan. Berikut ulasan masjid paling ramah lingkungan di dunia:.

  1. Masjid Khalifa Al Tajer

Terletak di kawasan  Port Saeed di Dubai dengan luas area sekitar 13.500 meter persegi ini mampu menampung jemaat berkisar 3.500 orang.  Masjid ini diresmikan pada tanggal 18 Juli 2014. Masjid ini dikatakan ramah lingkungan sebab menggunakan teknologi hijau untuk mengatur tekanan airnya. Air di masjid ini juga didapat dari olahan daur ulang yang tentu sangat bermanfaat untuk menghemat air di musim kemarau panjang. Untuk energy listriknya juga menggunakan panel surya untuk energy lampu-lampu dan pemanas di Masjid Khalifa Al Tajer. Selain itu tersedia pula pengontrol cuaca untuk menghemat daya yang ada.

  1. Masjid Al-Irsyad

Siapa yang tidak kenal Ridwan Kamil, nyatanya bukan hanya piawai dalam memimpin kota Bandung namun ia juga arsitek yang handal. Salah satu karyanya adalah Masjid Al-Irsyad yang dibangun di kota baru Parahyangan kabupaten Bandung Barat. Bentuk masjid ini juga unik yakni seperti bentuk Ka’bah yang diresmikan pada bulan Agustus 2010 silam. Bangunannya menerapkan gaya eco green salah satunya adalah pembuatan ventilasi yang dibentuk kaligrafi pada luar bangunan. Hal ini membuat masjid ini mampu memaksimalkan sirkulasi udara dan cahaya matahari yang masuk kedalam bangunan.

  1. Green Mosque

Bukan hanya Negara yang bermayoritas muslim saja yang memiliki masjid dengan konsep ramah lingkungan buktinya Amerika Serikat juga memilikinya. Green Mosque atau masjid hijau merupakan masjid ramah lingkungan pertama di benua Amerika tepatnya didirikan di pinggiran kota Chicago. Masjid ini berciri memiliki jendela yang lebar sehingga meminimalisir penggunaan lampu dan bahan karpetnya yang terbuat dari bahan daur ulang.

  1. Masjid Norderstedt

Masjid ini dimiliki oleh Negara Jerman yang mana perkembangan agama isla di negeri tersebut kian meningkat. Masjid yang memiliki menara setinggi 22 meter ini memiliki kincir angina yang digunakan sebagai energy listrik.  Selain itu kincir ini juga bisa dimanfaatkan sebagai pengeras suara yang tersambung dengan turbin pembangkit listrik.  Masjid yang lain di Jerman diharapkan mampu menerapkan konsep masjid ini untuk semua area di Jerman.

  1. Great Mosque of Djenné

Merupakan salah satu masjid yang terletak di kota Djene Mali yang bahan material bangunannya terbuat dari bata tanah liat. Masjid ini bahkan telah masuk warisan dunia sejak tahun 1988 oleh UNESCO. Meskipun telah dibangun sejak dulu namun masjid ini tetap kokoh berdiri dan gaya arsitektur Sudano-Sahelian juga selalu mendapat pujian.

Selain konsep yang menarik tentunya setiap masjid membutuhkan jam digital masjid yang mampu menunjang kegiatan utama tempat peribadahan ini. Jadwal sholat digital ini tentunya akan sangat bermanfaat bagi muadzin dikala harus menyerukan adzan ketika sudah masuk waktu sholat.

 

 

 

Share This!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Show Buttons
Hide Buttons